Yaa Allah…

Sungguh banyak dosaku, dari mulai bangun sampai tidur lagi, ternyata aku dalam keadaan berdosa tanpa aku menyadarinya.

Yaa Allah…
Begitu mudah bolak-balik hati ini dalam setiap amal perbuatan yang berbeda dalam hitungan detik. Karena tidak menjadikan halal-haram sebagai standar mengambil keputusan kami.

Yaa Allah…
Mengapa kebenaran itu mereka tutup rapat-rapat? Bagaimana jika aku tidak mencarinya? Bagaimana jika aku tidak menemukannya?

Yaa Allah…
Aku bersyukur ENGKAU telah memberiku hidayah. Berikanlah hidayahMU kepada keluargaku dan kepada saudara-saudara seagamaku.

Yaa Allah…
Sampaikanlah umurku kepada janjiMU. Aku ingin menyaksikan kebenaran janjiMU.

Yaa Allah…
Aku tahu dan yakin, kemenanganMU itu pasti. Walau banyak manusia tidak mempercayai.

Yaa Allah…
Doaku yang paling ingin ENGKAU kabulkan, semoga kemenangan itu datang pada saat aku masih mampu menjadi bagian dari kemenanganMU itu.

Yaa Allah…
RasulMU menyabdakan bahwa kemenangan terakhir itu tidak akan pernah ada yang meruntuhkannya.

Yaa Allah…
RasulMU terdiam setelah menyabdakan tentang kemenanganMU, apakah arti diamnya Beliau itu adalah hari Kiamat?

Yaa Allah…
Tanda-tanda Kiamat sudah teramat banyak. Sampai kami tak lagi sanggup menghitungnya.

Yaa Allah…
Selamatkanlah kami di dunia dan akhirat. Hanya dengan keridhoanMU kami dapat memasuki surgaMU.